Al Kisah
Alkisah, pada suatu ketika ada seseorang lelaki tua bijaksana yang tinggal di puncak gunung (tidak kutahu mengapa tetapi memang menjadi lazimnya bahwa seorang lelaki tua yang bijaksana semestinya tinggal di puncak gunung). Setiapkali penduduk kampung mempunyai masalah, mereka akan mendaki gunung dan meminta nasihat orang tua tersebut.
Suatu hari seorang pemuda cukup sukses ukuran waktu itu- memutuskan untuk mendaki gunung dan bertanya kepada orang tua.
“Wahai Bapak yang bijaksana”, tanya pemuda itu, “Apakah yang membuat seseorang itu benar-benar unggul?”
Si orang tua merenung seketika, lalu menjawab, “Apakah kamu benar-benar ingn tahu?” “Ya, ya, “ jawab si pemuda.
“Baiklah,” kata si orang tua, “Aku akan beritahu kamu melalui sebuah cerita.”
“Pada suatu masa ada seorang berbangsa Yunani mengidap penyakit yang membawa maut. Karena mengetahui bahwa dirinya tidak lama lagi akan mati, beliau menjadi orang pertama yang menyertai tentara apabila negaranya berperang dengan musuh. Dengan harapan agar mati di medan perang, beliau lalu berjuang, maju di barisan terdepan, tanpa memperhatikan nyawanya. Akhirnya, perang usai dan dimenangkan negaranya, beliau masih juga hidup! Panglimanya begitu kagum dengan keberanian beliau yang telah memberi sumbangan besar terhadap kemenangan mereka, dan memutuskan untuk menaikkan pangkat beliau serta menganugerahkan lencana maupun piagam keberanian dan kehormatan. Di hari penganugerahan, beliau kelihatan murung dan sedih. Karena keheranan, si panglima bertanya kepada beliau, “Apa yang menyebabkan kamu bersedih?” Beliau menjawab, “Aku mengidap penyakit yang mematikan”. Bagaimana Mungkin Dia Membiarkan Seorang Pahlawan Seberani Itu Mati Begitu Saja? Lalu si panglima mencari tabib terbaik untuk mengobati sehingga akhirnya beliau sembuh. Namun demikian, sejak saat itu, si pahlawan yang dahulunya begitu berani tidak lagi berada di barisan depan! Beliau senantiasa menjauhkan dirinya dari bahaya, berusaha melindungi nyawanya dan tidak lagi mempertaruhkannya seperti dahulu!”
“Orang muda, jika kamu ingin benar-benar unggul, kamu hendaknya jangan takut mati, tidak Kia Su (takut kalah), dan berani gagal!”
“Jangan takut hidupmu akan berakhir, tetapi takutilah bahwa ia tidak akan bermula.”
-John Henry Newman-

0 Comments:
Post a Comment
<< Home